Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Oktober 2013

Rambut Sebahu Arina



Satu per satu rambutku berjatuhan menyentuh lantai. Ini bukan karena aku mengidap penyakit kanker yang mematikan. Ini karena aku sedang memotong rambutku di sebuah salon di pinggir jalan kota kecil. Salon Ordina namanya. Di tempat ini terlihat ada seorang laki-laki yang sedang menunggu seorang wanitanya sambil membacakan koran pagi hari ini. Menurutku kedua orang ini sudah berumur 60 tahun. Keduanya tampak tersenyum kepadaku. Memang, tak banyak usia remaja sepertiku yang mengunjungi salon ordina ini. Banyak dari mereka yang lebih suka mengunjungi salon yang lebih seusia mereka dan yang lebih mahal tentunya tapi itu tidak berlaku untukku. Menurutku bisa memotong rambutku yang lebat ini dengan harga yang relatif murah itu sudah cukup.

Minggu, 21 April 2013

Pohon Anggrek

Seperti pagi sebelum-sebelumnya, Achan selalu bangun lebih pagi dibanding ayam berkokok. Dia sengaja bangun pagi karena dia menekuni rutinitasnya yaitu, lari pagi dan menyiram tanaman disekeliling rumahnya. Menurut Achan segalanya terasa indah bila dilakukan dengan sunyinya pagi serta embun yang membasahi, terasa semuanya sangat nyaman dan tenang. Dengan mengenakan celana panjang olahraga serta rambut sebahu yang diikat Achan berlari menelusuri kampung sekitarnya. Dengan penuh senyum dan penuh dengan kebahagiaan Achan berlari-lari kecil.
 

[IKASW] Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang